Senin, 06 Oktober 2014

Belajar dari Kaca Spion

Anggaplah ini sebuah kata bermakna yang bisa kau ambil hikmahnya.
Setiap orang pasti memiliki masa lalu, dan setiap orang belum tentu memiliki masa depan. Namun, setiap orang hanya bisa berusaha menciptakan sesuatu yang terbaik untuk masa depan, walau sebenarnya ia tak pernah tau apakah ia akan sampai pada masa itu atau tidak. Karena hanya Tuhan-lah yang lebih berkehendak akan hal itu.
Perjalanan hidup kita saat ini, ibaratkan kita sedang mengendarai kendaraan menuju  perjalanan ke suatu tempat.
Ketika dalam perjalanan, untuk kehati-hatian kita sewaktu-waktu menatap kaca spion mengamati jalan maupun kedaraan yang berada di belakang kita, ntah saat kita akan menyalip atau apapun, semata-mata hanya untuk berjaga-jaga. Begitupun dalam kehidupan, kita tak bisa memungkiri bahwa kita tak bisa lupa pada masa lalu kita, ntah itu baik atau buruk, semua tetap masa lalu. Menatap masa lalu bukanlah untuk meratapi dan berharap kembali, saya ingatkan masa lalu adalah masa lalu. Masa lalu hanya berguna untuk kita beritropeksi diri, masa lalu berguna untuk menjaga agar hal yang sekiranya tak baik tak terulang kembali saat itu maupun nanti.
 

0 komentar:

Posting Komentar