Dear...
Untuk
sahabatku tercinta dimanapun kalian semua berada. Kalian yang pernah menjadi
bagian dari hidupku, kalian yang pernah menjadi bagian dari hari-hariku. Sejak
masa TK, SD, SMP, SMA, de el el. Kalian yang telah menjadi hal terindah dalam
hidupku. Rindu rasanya ingin kembali berkumpul, rindu rasanya ingin mengulang
masa lalu yang begitu indah bersama kalian.
Namun
semua telah menjadi kenangan, indah memang indah, suka memang suka, namun hal
itu tak bisa lagi ku ulangi semua, tak bisa kita lakukan lagi bersama. Ntah
karena kita yang memiliki kesibukan masing-masing, atau prinsip kita saat ini
yang berbeda. Ya, hal itu yang menyebabkan kita tak bisa mengulang semuanya
secara nyata, melainkan hanya dalam memory ingatan semata.
Meskipun
semua hanya bisa terkenang dalam ingatan kita, meskipun kita tak pernah lagi
bertatap muka, meski kita tak pernah lagi berkumpul bersama, yakinlah aku tak
melupakan semua kenangan kita. Aku pun tak pernah melupakan kalian yang pernah
menjadi bagian dari hal terindah dalam hidupku, yang telah menemani hari-hari
dimana aku tengah beranjak menuju kedewasaanku. Aku tetap sayang kalian sejak
dulu sampai detik ini.
Maaf
bila selama ini aku banyak salah, maaf bila saat ini aku tak bisa seperti aku
yang dulu kalian kenal, maaf bila aku tak bisa memenuhi janjiku pada kalian, maaf
maaf maaf.
Percayalah,
sampai kapanpun, bagaimanapun kalian tetap sahabatku. Bagian yang pernah mewarnai
setiap lembaran hari-hariku. Bagian orang-orang yang tak pernah lupa ku do’akan
dalam setiap sujudku sebagai bentuk sayangku pada kalian.
Terima
kasih untuk semua hal indah yang pernah kalian goreskan selama kalian
bersamaku, terima kasih telah pernah mengajarkan aku apa arti persahabatan
sejati. Aku sayang kalian, sahabat. J
