Kesalahan
manusia saat ini adalah menjauhi mereka yang tengah menjauh. Lantas bagaimana
seseorang akan merasa dia berada dalam rangkulan rasa persaudaraan (Ukhuwah Islamiyah) ketika ia mulai merasa
sendiri dan memutuskan untuk memilih jalannya sendiri. Dan mereka yang
menyatakan dirinya lebih faham juga menjauh darinya. Apakah ini yang Rasulullah
SAW ajarkan? Apakah ini yang Rasulullah perintahkan pada kalian?
Rasa
kecewa yang teramat sangat dirasakan memperhatikan sebagian saudara-saudara
kami sibuk dengan kepentingan masing-masing, sebagian sibuk dengan militansinya
tanpa memperhatikan mereka yang sedikit demi sedikit tengah terhempas ombak
ujian yang sebenarnya tengah ia lawan, namun ia mencari kekuatan, penguatan
dari saudara-saudaranya, tapi mereka ntah ada dimana. Saudara mereka ntah
tengah sibuk dengan apa.
Kini
hati hanya mampu berteriak dalam bisunya lisan menahan rasa kecewa, mata hanya
mampu meneteskan air mata menyimpan rasa sesak di dada. Dan lisan hanya
berusaha berdoa semoga pertolongan Allah segera datang. Semoga mereka lebih
kuat, semoga kelak mereka kembali dengan kekuatan baru, semoga mereka yang acuh
segera tersadarkan bahwa ada saudara di dekatnya yang membutuhkan rangkulan
dari saudaranya yang lain, dan mereka sadar bahwa yang mereka lakukan adalah
hal yang tak disenangi Rasul, terlebih dari mereka yang faham, mereka yang
memperjuangkan kebenaran. Sehingga semua memahami, bahwa tak sepantasnya
menjauhi mereka yang tengah menjauh, karena sejatinya merekalah saudaranya yang
dulu sempat mengazzamkan diri untuk berjuang bersama, saudaranya yang bahkan
pernah melangkah bersama untuk meraih kebahagiaan hakiki. Namun, saat ingin
tengah diuji untuk memiliki kekuatan yang lebih dalam perjuangannya kelak.
Dekati mereka, kuatkan mereka. Jangan sekali-kali menjauhinya!
Allah….
Kami percaya, kami bukan terpisah untuk selamanya, namun terpisah untuk mencari
sesuatu yang seharusnya ada dalam tubuh perjuangan kami, yang kelak kami akan
sama-sama berjuang menuju kebahagiaan hakiki itu. I Belive!
.jpg)
.jpg)
